Selasa, 08 Januari 2013

Panggilan Sayang

Mula-mula ia memanggil saya: Ba. Ia tak mau memanggil 'Mama' (panggilan yang cukup mudah diucapkan kebanyakan anak), padahal ia sudah bisa memanggil 'Papa'. Lalu saya mengajarinya memanggil Ibu (panggilan ini terasa nyaman buat saya). Eh kok yang berhasil keluar malah 'Ibi'. Untungnya menjelang usia 2 tahun, ia sudah bisa memanggil kami dengan sempurna: Ibu dan Bapak.

Usia 2 tahun lebih 3 bulan, saat tahu ia bakal punya adik, disebut dirinya Mas. Meski sudah tau nama panjangnya, tapi ia selalu menambahkan 'Mas' di depan namanya. Rupanya ia lebih suka dipanggil Mas Aqil daripada Cak Mad.

Ia juga tahu siapa nama ibu dan bapaknya, meski masih terucap dengan cadel.
Mas Aqil anak ibu siapa?
"Ibu Ika!"
Anaknya bapak siapa?
"Bapak Ujis!"

Dan ia biasa memanggil kami dengan panggilan sayang nan personal itu, terutama saat sedang merayu kami. Atau saat saya tak kunjung menyahut saat ia sudah berteriak "Ibu... Ibu... Ibu... Ibuu Ikaaaaaaa" *yang terakhir dengan suara paling keras.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar